You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Stasiun MRT Monas CP201 jati2
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Proyek MRT Contract Package 201 Capai 10 Juta Jam Kerja Aman

Proyek MRT Jakarta paket kontrak CP201 yang mengerjakan Stasiun Thamrin dan Monas berhasil mencapai 10 juta jam kerja aman dengan 1.155 hari tanpa lost time injury sejak dimulai pada 15 Juni 2020.

"Target bersama kita adalah zero fatality dan zero accident,"

Pencapaian ini mencerminkan keberhasilan penerapan budaya keselamatan di tengah tingginya aktivitas proyek yang pada 25 Agustus 2026 telah mencapai 94,2 persen.

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda), Weni Maulina mengatakan, proyek ini berhasil dilaksanakan dengan semangat komitmen seluruh pihak menjaga keselamatan kerja secara konsisten.

MRT Jakarta Bakal Kembangkan Konsep Placemaking di Kota Tua

Mewakili PT MRT Jakarta, Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontraktor, konsultan, dan tim konstruksi atas kontribusi serta komitmen yang telah ditunjukkan dalam membangun dan menjaga budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di wilayah kerja CP201.

“Saya berharap kinerja keselamatan yang telah dicapai hingga saat ini, dapat terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan hingga proyek selesai. Target bersama kita adalah zero fatality dan zero accident,” ujarnya, Rabu (23/9).

Weni berharap tim dapat menyelesaikan pekerjaan paket kontrak CP201 dengan selamat, berkualitas baik, dan tepat waktu agar masyarakat Indonesia dapat segera menikmati layanan MRT Jakarta yang aman dan nyaman. Ia menyampaikan, PT MRT Jakarta menargetkan tahap uji coba operasional pada 2027 mendatang.

“Pencapaian ini merupakan bukti konsistensi dalam menjaga budaya K3 dengan efektif serta membangun reputasi dan kepercayaan bisnis. Selain itu, 10 juta jam kerja aman menunjukkan keberhasilan semua pihak dalam menjaga keselamatan para pekerja,” tandasnya.

Contract Package 201 merupakan salah satu paket kontrak dalam pembangunan fase 2A lin utara selatan. Ruang lingkupnya mencakup pembangunan dua stasiun (Thamrin dan Monas) serta terowongan dari Bundaran HI hingga Harmoni. Proyek ini dikerjakan oleh joint venture antara Shimitzu Corporation dan PT Adhi Karya (Persero) atau SAJV.

Stasiun Thamrin memiliki panjang hingga 440 meter dan dibangun di kedalaman hingga 15,8 meter di bawah permukaan tanah. Stasiun ini dilengkapi dengan 8 entre.

Sedangkan Stasiun Monas dibangun dengan panjang sekitar 280 meter di kedalaman sekitar 18,7 meter di bawah permukaan tanah serta dilengkapi dengan 2 entre.

Stasiun Thamrin akan terintegrasi dengan lin timur barat untuk memastikan terwujudnya interkoneksi antarmoda demi kemudahan bermobilitas pelanggan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29956 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye14248 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3114 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye2031 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1757 personAldi Geri Lumban Tobing